Bijak dan Cermat dalam Penggunaan Antibiotik

Obatfoto/2021

Hnews.id | Prevalensi penyakit infeksi di Indonesia masih cenderung tinggi dimasa pandemi ini, tentunya akan menjadi masalah kesehatan untuk semua. Seperti kita ketahui, bahwasanya penyakit infeksi virus corona masih menjadi masalah kesehatan dunia. Banyaknya angka kejadian covid 19 di Indonesia berdampak peningkatan kebutuhan dan penggunaan antibiotik. Antibiotik sendiri merupakan obat golongan keras yang mana dalam pemberiannya harus menyertakan resep dokter. Antibiotik adalah jenis obat yang digunakan untuk mengobati penyakit infeksi yang disebabkan bakteri. Antibiotik yang tidak digunakan secara tepat dapat menimbulkan masalah resistensi antibiotik yaitu kondisi dimana bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik, sehingga jika diberikan antibiotik yang serupa, bakteri tersebut tidak akan terpengaruh. Maka dari itu, pemberian dan penggunaan antibiotik memerlukan pertimbangan klinis yang tepat serta memenuhi standar rasionalitas sehingga penggunaannya aman, tepat dan efektif Ihsan, dkk (2016). Namun sayangnya, hingga saat ini masih ada apotik yang menjual antibiotik kepada pasien tanpa menggunakan resep dokter, apalagi ditengah kondisi pandemi saat ini, dimana banyak beredar resep antibiotik yang katanya dapat mengobati covid 19.

antibiotik dapat dengan mudah diperoleh di apotek tanpa resep dokter, bisa jadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat, dan juga lemahnya peraturan dan sanksi yang berlaku menyebabkan terus meningkatnya penggunaan obat keras tanpa resep dokter khususnya antibiotik. Terlebih ditengah kondisi saat ini, dimana masyarakat cenderung panik bila terpapar covid 19 dan langsung membeli antibiotik dan antivirus untuk mengobati covid 19, yang mana informasi nya beredar dimedia sosial. Padahal tidak setiap kondisi atau pasien covid 19 memerlukan antibiotik atau antivirus.

Maka dari itu menurut hemat penulis, diperlukan edukasi dan penjelasan yang mudah dipahami masyarakat guna menanggulangi kepanikan dan penggunaan antibiotik tanpa resep dokter ditengah kondisi pandemic saat ini. Selain itu diperlukan juga edukasi dan ketegasan bagi apotek yang menjual antibiotik tanpa resep guna menghindari penyalagunaan antibiotik serta obat keras lainnya yang memerlukan resep dokter. Dan juga diperlukan pengawasan yang ketat terkait pelaksanaan kebijakan yang ada mengenai antibiotik, agar semua peraturan yang ada berjalan dengan baik. Turut andilnya Pemerintah dalam menangani serta mengawasi penjualan antibiotik di lapangan, juga diperlukan misalnya saja sidak atau inspeksi mendadak secara rutin di lapangan, akan dapat menjadi salah satu upaya untuk memantau bagaimana jalannya peraturan yang telah ada dilapangan khususnya mengenai penjualan antibiotik.

Sebagai masyarakat yang cerdas, kita pun perlu bijak dan cermat dalam menerima setiap informasi yang ada di media sosial khususnya dalam hal penggunaan antibiotik untuk mengobati covid 19, karena pada dasarnya yang akan banyak dirugikan dalam pemakaian antibiotik tanpa resep dan pengawasan dokter adalah diri kita sendiri. Jangan mudah termakan informasi hoax yang tidak jelas sumber dan dijamin kebenarannya.

Related posts