Hindari Covid-19, Mari Terapkan 6M

Foto:RSI Surabaya/2021

Hnews.id | Pandemi belum berakhir juga sampai saat ini. Angka pasien covid-19 masih terus bertambah. Penyebaran virus corona memang sudah terjadi tetapi bukan berarti kita harus pasrah dan berdiam diri. Walaupun kita tidak boleh panik tetapi kita harus tetap siaga dan berjaga-jaga. Penyebaran virus corona bisa kita kurangi asalkan kita kooperatif dengan segala aturan yang sudah pemerintah buat. Selain dengan menjaga kesehatan dan melakukan vaksinasi, kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan 6M yang dimulai dari diri sendiri. 

Yang pertama menggunakan masker dengan benar. Pemerintah menganjurkan untuk menggunakan 2 masker sebagai perlindungan ekstra. Masker yang terdiri dari masker medis dilapisi dengan masker kain. Bukan masker medis dengan masker medis atau masker kain dengan masker kain. Dengan menggunakan 2 masker atau masker rangkap seperti ini mampu menahan partikel hingga 85,4%. 

Yang kedua mencuci tangan dengan sabun. Hanya 20 detik. Boleh menggunakan handsanitizer apabila sedang tidak memiliki akses untuk mencuci tangan dengan sabun. Cuci tangan sesering mungkin, dan hindari menyentuh area wajah ketika tangan kita kotor.

Yang ketiga menjaga jarak. Jaga jarak setidaknya 2 meter dengan orang lain, hal ini akan meminimalisir transmisi virus. Hindari kontak fisik dengan orang lain termasuk berjabat tangan apalagi memeluk dan cipika-cipiki. Kalau bisa jangan berpergian ke tempat-tempat umum. Kalau memungkinkan bekerja dari rumah tapi kalau tidak memungkinkan jangan juga berkeluh kesah, yang terpenting menjaga keamanan diri dari transmisi selama dalam perjalanan. Kalau harus naik kendaraan umum cari tempat duduk yang tidak berdesakan dengan orang lain dan ingat terus melakukan social distancing, baik selama dalam perjalanan dan ketika melakukan pekerjaan. Jaga jarak bukan berarti putus hubungan. Zaman sekarang sudah ada telpon bahkan ada video call yang bisa sangat memudahkan kita untuk berkomunikasi. Jadi daripada ngumpul-ngumpul malah menyebarkan wabah lebih baik kita sama-sama waspada. Tenang saja, ini hanya sementara demi kebaikan kita bersama.

Yang keempat menghindari keramaian dan kerumunan. Nah kalau menerapkan jaga jarak otomatis harus menghindari keramaian dan kerumunan. Hindari keramaian dan kerumunan seperti mall, pasar, apalagi pesta. Sebab dalam keramaian dan kerumunan tersebut kita tidak akan mengetahui siapa yang terpapar covid-19 apalagi yang dengan tanpa gejala. Dengan menghindari keramaian dan kerumunan kita bisa sekaligus menjaga orang yang rentan terpapar covid-19 yaitu lansia dan orang dengan penyakit kronis.

Yang kelima hindari makan bersama. Kalau makan pasti lepas masker. Makan bersama apalagi saling berhadapan dan bicara berpotensi untuk terjadinya penularan virus corona. Lebih baik makan dirumah masing-masing saja.

Yang keenam mengurangi mobilitas. Kalau tidak penting-penting banget dan tidak darurat lebih baik dirumah saja. Selama bisa dilakukan dari rumah. Misalnya WFH atau sekolah online. Dengan dirumah saja, maka kita sudah membantu mengurangi transmisi virus.

Nah dengan melakukan 6M ini kita sudah membantu para tenaga medis dalam menanggulangi wabah covid-19. Yuk jaga kesehatan dan terapkan protokol kesehatan yang ketat.

Related posts