Virus Corona Varian Baru dan Double Masker

foto:topcareer/2021

Hnews.id | Baru-baru ini Indonesia di gemparkan dengan melonjaknya angka kasus covid-19. Angka lonjakan tersebut di sebabkan dengan adanya varian jenis baru virus corona yang sangat berbahaya yaitu jenis varian delta. Dimana pada varian tersebut memiliki tingkat penularan yang sangat cepat. Berbagai upaya telah di lakukan pemerintah untuk mengurangi angka lonjakan kasus tersebut diantaranya seperti Pemberlakuan Penbatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) Darurat dan pemerintah juga menghimbau supaya masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti dengan menggunakan double masker.

Mengapa harus double masker?

Double masker selain dapat meningkatkan kerapatan juga sekaligus filtrasi, terutama di tengah merebaknya virus corona jenis varian delta yang mudah menular dan lebih bergejala dari pada jenis virus corona lainya. Double masker yang di maksud adalah harus masker medis dan masker kain. Cara penggunaanya pun cukup mudah, pertama pilih masker medis dengan kawat hidung. Kemudian gunakan masker medis lalu lapisi dengan masker kain paling tidak masker kain yang memiliki 3 lapisan kain. tetapi penggunaan double masker ini harus rutin di ganti setelah 6 jam pemakaian.

Bagaimana dengan efektifitas double masker?

Ada beberapa penelitian yang membuktikan efektivitas perlindungan double masker dalam melindungi seseorang dari covid-19. Seperti pada penelitian CDC terkait efektivitas double masker dalam menurunkan resiko tertularnya SARS-CoV-2. Hasil penelitian CDC terkait efektivitas double masker ternyata masker medis hanya memblok 56,1% partikel. Sedangkan masker kain hanya 51,4% saja. Jadi selisihnya hanya sedikit walaupun lebih unggul masker medis. Tetapi jika keduanya di kombinasikan doubel masker bisa  memblok 85,4% partikel. Tapi perlu kita sadari terkait penggunaan double masker mungkin hahnya sebagian orang saja yang mungkin angka efektivitas double maskernya lebih rendah dan juga hal ini sering terjadi pada pria yang memiliki jenggot. Menurut penulis sebaiknya pria yang memiliki jenggot agar di potong lebih pendek atau di potong sampe habis. Tujuannya adalah agar masker bisa menempel ke kulit dengan sempurna. Selain itu juga untuk mencegah masuknya droplet dari masker yang kurang nempel ke permukaan kulit.

Related posts