Masyarakat dan Vaksin Covid-19

foto:antarafoto/2021

Hnews.id | Bicara vaksin, tentunya yang terlintas di pikiran kita yaitu tentang memasukkan sesuatu zat ke dalam tubuh, dengan tujuan menambah kekebalan tubuh atau menangkal penyakit, tetapi tetap ada saja orang yang tidak mau di vaksin dan bahkan tidak percaya terhadap vaksin itu sendiri, terlebih pada vaksin yang lagi ramai sekarang ini, yaitu vaksin covid 19, sebenarnya apa sih vaksin sebenarnya?

Vaksin adalah zat atau substansi yang berfungsi membantu tubuh melawan penyakit tertentu, baik penyakit menular ataupun tidak menular. Tubuh yang sudah divaksin akan membentuk antibodi terhadap virus tertentu sehingga dengan begitu imun tubuh akan meningkat dan menjadikan tubuh kita kebal terhadap penyakit. Seperti kita ketahui, pada awal maret 2019 lalu, masyarakat Indonesia bahkan dunia dikagetkan dengan adanya suatu virus yang datang dari kota Wuhan China dengan nama covid-19, yang mana virus itu bisa menular sangat cepat, baik melewati udara ataupun kontak langsung dengan orang yang sudah terpapar covid19. Negara- negara di dunia telah membuat aturan seperti lockdown dan lain sebagainya untuk mencegah penularan covid 19 itu. Nah, di Indonesia sendiri, pemerintah sudah banyak melakukan kebijakan ataupun edukasi kepada masayarakat dalam mencegah penularan covid 19, pencegahan dilakukan seperti bekerja dari rumah, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Pada bulan Juli 2020, vaksin covid 19 buatan sinovac tiba di Indonesia, diikuti dengan vaksin-vaksin lainnya. Pemerintah gencar melakukan edukasi terhadap masyarakat agar mau segera di vaksin, sehingga negara Indonesia bisa bebas dari ancaman covid 19. Tetapi masih ada juga masyarakat yang tidak percaya terhadap vaksin tersebut, dan menganggap viaksinasi bisa menyebabkan adanya penyakit baru bahkan bisa menyebabkan kematian. Presepsi tersebut tentu salah karena pada dasarnya pembuatan vaksin telah melewati uji klinis sehingga aman digunakan.

Mungkin ada beberapa hal yang membuat masyarakat tidak percaya terhadap vaksin covid 19, padahal hal ini tidak benar, diantaranya :

1. Berita hoax  atau berita bohong

Ada juga sebagian masyarakat yang tidak menyaring ataupun memfilter informasi dan di telan mentah-mentah begitu saja dan menjadikan presepsi buruk terhadap vaksin covid 19, banyak sekali pembuat berita yang tidak bertanggung jawab hanya untuk mendapatkan keuntungan, bahkan hoax tentang vaksin ini telah menyebar pada grup-grup whatsapp keluarga, sehingga menjadikan dalam pikiran masyarakat tidak mau di vaksin bahkan cenderung takut.

2. Kurangnya pengetahuan

Presepsi yang salah tentang adanya vaksin di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan tentang vaksin itu sendiri seperti persepsi bahwa setelah divaksin akan menimbulkan efek samping seperti muntah muntah, demam bahkan bisa menyebabkan kematian. Oleh karena itu peran pemerintah sangat penting dalam edukasi tentang amannya vaksin kepada masyarakat.

3. Merasa sehat dan tidak perlu divaksin

Covid 19 ini bisa menulari setiap orang, dengan gejala seperti demam, sesak napas, tidak bisa mencium bau dan lain-lain sebagainya, serta bisa terpapar tanpa gejala, yang kebanyakan masyarakat tidak tahu, bahwa covid 19 ini bisa menyerang dengan tidak menimbulkan gejala seperti demam dan lain sebagainya, sehingga masyarakat menjadi tidak mau divaksin karena merasa sehat-sehat saja.

4. Kurang meratanya edukasi

Berbagai cara sudah dilakukan oleh pemerintah agar semua orang mau untuk divaksin, baik melalui media sosial, televisi, spanduk dan lain sebagainya, namun untuk masyarakat di daerah tertinggal yang bahkan untuk membuka media social pun cukup susah karena terkendala jaringan, sehingga masyarakat di daerah tertinggal kurang paham terhadap cara kerja vaksin itu sendiri, ini yang perlu diperhatikan oleh pemerintah dalam mempromosikan agar semua penduduk Indonesia dapat di vaksin.

5. Kurangnya peran masyarakat dalam edukasi vaksin

Masyarakat hanya mengandalkan pemerintah dalam edukasi agar masyarakat mau untuk di vaksin, padahal dari masyarakat juga banyak yang sudah paham tentang vaksin covid 19 itu sendiri.

Related posts