Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Potong Hewan

foto:harian9/2021

Hnews.id | Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, dan bebas dari insiden dalam bekerja, sehingga dapat mengurangi dan bebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang pada dasarnya dapat meningkatkan kualitas kerja yang efektif, efisien dan produktif. Rumah Potong Hewan (RPH) dalam proses pekerjaan sehari-hari yang dilakukan, tidak lepas dari aspek K3. Bekerja di RPH juru sembelih mesti berkaitan langsung dengan benda tajam dan hewan potong, membuat keselamatan kerja di RPH menjadi aspek yang sangat krusial. Upaya menghasilkan daging yang aman, sehat, utuh dan halal, harus didukung dengan aspek K3 bagi juru sembelih. RPH tersebut menerapkan kegiatan kerja yang di dominasi orang-orang pilihan untuk melakukan pemotongan, mulai dari dokter Hewan yang melakukan pemeriksaan hewan yang akan di potong dan pekerja lainnya seperti Jagal (pemotong hewan), pemingsanan hewan dilakukan oleh Perawat Hewan yang di latih melakukan pemingsanan hewan sebelum di potong dan para pekerja administrasi dan teknisi lainnya sampai hewan potong ke mobil untuk di angkut ke pedangang pasar.

Dari semua kegiatan yang dilakukan saat melakukan pemotongan hewan, ada beberapa aspek yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja, mulai dari pemingsanan terpeleset, atau hewan yang tidak terkedali yang mengakibatkan luka robek pada kulit, lalu saat memotongan hewan bisa terluka akibat pisau dan para teknisi yang terpeleset dikarenakan ruangan penuh dengan darah hewan. Untuk itu semua yang bisa menimbulkan kecelakaan kerja perlu dilakukan sosialisasi untuk para pekerja. Termasuk juga jika terjadi kebakaran, maka bagaimana cara menanggulanginya, jadi para pekerja sudah tahu dan cara menangulangi kecelakan atau dalam keadaan darurat.

Menurut hemat penulis RPH seharusnya menyediakan tempat khusus untuk para karyawannya, pemeriksaan secara rutin atau cek kesehatan berkala, yang dilakukan dalam sebulan 1 kali sebulan. Setiap karyawan harus diberikan materi K3. Dengan adanya kegiatan-kegiatan ini maka diharapkan implementasi K3 dapat menjamin para pekerja atau para karyawannya bekerja dengan aman dan sehat.

Related posts