Hipertensi dan Penderita Covid 19

foto:indonesiare/2021

Hnews.id | Hipertensi atau yang dikenal dengan penyakit darah tinggi yaitu sebuah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg, hipertensi juga salah satu penyakit tidak menular terbanyak pada usia lansia pada riset kesehatan dasar tahun 2018 menyebutkan hipertensi penyakit degeneratif terbesar di Indonesia sebanyak 63,5% yang diikuti oleh DM 57 %, masalah gigi 53,6 %, penyakit jantung 4,5 %, stroke 4,4 %, masalah mulut 17 %, gagal ginjal 0,8 %, kanker 0,4 %. Hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan penyakit tidak menular yang sangat diperhatikan karena dari penyakit hipertensi yang tidak dikendalikan akan membuat penyakit baru seperti penyakit jantung, stroke dan penyakit ginjal kronik.

Di era covid 19 ini penyakit hipertensi merupakan salah satu penyakit komorbit yang bisa memperburuk penderita covid 19 di Indonesia, menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 13,2 persen pasien covid 19 yang meninggal yaitu yang memiliki penyakit hipertensi, komorbit yaitu sebuah istilah kedokteran untuk menunjukkan penyakit penyerta selain penyakit utama yang sedang diderita komorbid juga biasanya terkait dengan penyakit kronis. Komorbid membuat kondisi kesehatan penderita atau pasien ketika terkena suatu penyakit berbahaya bisa memperparah suatu penyakit yang sedang diderita dan akan membutuhkan perawatan kesehatan yang sangat lebih kompleks.

Hipertensi salah satu penyakit yang tidak bisa disembuhkan tetapi bisa dicegah dengan cara mengendalikan faktor resiko yang bisa memperberat penyakit hipertensi seperti mengontrol tekanan darah, melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) masyarakat dihimbau untuk terapkan gaya hidup sehat, seperti tidak merokok, konsumsi gizi seimbang, aktifitas fisik setiap hari minimal 30 menit, hindari komsumsi garam, lemak dan gula berlebih, hindari meminum alkohol dan stres agar dapat mengurangi faktor risiko penyakit hipertensi.

Bahkan pada data riset kesehatan dasar 2018 penduduk usia 15 tahun ke atas memiliki faktor yang bisa menjadi penyebab dari penyakit hipertensi seperti kurangnya makan sayur dan buah, kurangnya berolahraga atau aktifitas fisik minimal 30 menit sehari, merokok, obesitas sentral atau perut buncit yang melebihi nilai normal lingkar perut, dan obesitas umum.

Jika sudah memiliki penyakit hipertensi sebaiknya untuk selalu mengecek tekanan darah secara teratur, taati prokes yang ada seperti memakai masker dengan benar, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak minimal 1 meter, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas di masa pandemi agar terhindar tertular penyakit Covid-19.

Related posts