Indahkan Protokol Kesehatan, Covid-19 Bubar

foto: rsgm.ugm/2021

Hnews.id | Hingga saat ini kasus Corona di Indonesia, belum mereda. Bahkan tingkat penularan dan jumlah korban meninggal dunia akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia masih cukup tinggi. Maka, kesadaran dan kepatuhan untuk menerapkan protokol kesehatan pada masyarakat khususnya di Indonesia untuk lebih disiplin. Hal ini lebih untuk menjaga diri dan keluarga, bukan semata-mata untuk kepentingan pemerintah.

Setiap hari masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat. Menurut (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mengatakan secara komulatif secara kumulatif jumlah yang tertular telah melebihi satu juta tujuh puluh delapan ribu penduduk dan tidak kurang dari 29.998 jiwa yang meninggal dunia akibat terjangkit infeksi Covid-19” dan sudah lama, Wapres menekankan, pemerintah telah berupaya untuk mengedepankan kebijakan kesehatan untuk menangani pandemi Covid-19

Kebijakan tersebut di terapkan nya pada 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun menggunakan air yang mengalir dan menjaga jarak fisik. Lalu, membatasi mobilitas di tempat umum, serta menghindari kerumunan. Namun, kebijakan itu saja masih belum disiplin. Dari diberlakukannya PSBB dari pemerintah hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara khusus di wilayah-wilayah tertentu khususnya Jawa dan Bali.

Per hari, pemerintah sudah memasang target vaksinasi sebanyak dua juta suntikan. Bahkan jika ingin menyelesaikan sebelum akhir tahun 2021, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjelaskan, diperlukan vaksinasi hingga mencapai tiga juta suntikan per hari pada periode Oktober-November mendatang. Karena, sekarang vaksinasi menjadi syarat yang penting, dan juga pelaksanaan protokol kesehatan sehingga kondisi dari Covid-19 tetap bisa dikendalikan, namun pemulihan ekonomi juga tetap bisa dipertahankan. Apalagi ingin mendekati pasca libur Natal dan Tahun Baru masyarakat pasti berlibur dan mengunjungi tempat wisata, semoga pemerintah memantau tempat wisata dan juga memonitor baik itu di tempat kerja maupun ditempat kegiatan-kegiatan ekonomi di minggu-minggu sebelumnya.

Dalam waktu dekat ini, diharapkan masyarakat mematuhi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), selalu disiplin menerapkan 3M, mengikuti Vaksin untuk perlindungan diri dan dunia segera normal seperti sedia kala.

Related posts