Kader Kesehatan Masyarakat Dalam Kontek Kepemimpinan

foto:tangerangcorner/2021

Hnews.id | Kepemimpinan kesehatan masyarakat adalah suatu hal yang mencakup komitmen terhadap masyarakat dan nilai dalam ruang lingkupnya. Kepemimpinan kesehatan masyarakat juga mencakup komitmen terhadap keadilan sosial, namun pemimpin kesehatan masyarakat tidak boleh menjadikan komitmen tersebut menjadi hambatan bagi mereka untuk menjalani agenda kesehatan masyarakat yang telah disusun dengan baik. Selain itu, suatu pemimpin dalam kesehatan masyarakat diharuskan mampu untuk bekerja dalam paradigma yang mengatur kesehatan pada masyarakat, namun bukan berarti tidak diperbolehkan untuk mengubah paradigma tersebut. Pemimpin dapat mengusulkan paradigma baru ketika paradigma lama mengalami kehilangan keefektifannya.

Pendekatan kepada manusia untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dapat dilakukan dengan pendekatan dari kader kesehatan. Kader kesehatan yang berada di sekitar ruang lingkup masyarakat diharuskan memiliki tingkat pengetahuan yang cukup terhadap kesehatan yang terjadi dalam masyarakat. Kader kesehatan merupakan sasaran yang sangat tepat dalam pelaksanaan program kesehatan karena dianggap sebagai cara efektif dalam mensukseskan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kader kesehatan dilatih dan berfungsi untuk memonitor masyarakat di lingkungannya dan menjadi pengingat serta pendukung untuk mempromosikan kesehatan kepada masyarakat. Kader merupakan perantara dari puskesmas atau Dinas Kesehatan kepada masyarakat di wilayah kerjanya. Selain itu Kader juga dianggap sebagai rujukan dalam penanganan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan di masyarakat (Trisnawati, 2016).

Oleh karena itu, dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai Kepemimpinan Kader Kesehatan Masyarakat untuk lebih mengetahuinya. Berikut pemaparannya.

Kader kesehatan masvarakat adalah tenaga sukarela baik laki-laki maupun wanita yang dipilih dan tumbuh ditengah-tengah masyarakat dengan bekal pengetahun kesehatan yang cukup serta dilatih untuk menangani masalah-masalah kesehatan di ruang lingkup kader tersebut serta untuk bekerja di tempat-tempat pemberian pelayanan kesehatan. Para kader kesehatan masyarakat memiliki pendidikan yang cukup baik sehingga memungkin mereka mampu untuk membaca, menulis dan menghitung secara sederhana dalam melakukan aktifitasnya di lingkungan masyarakat. Kader kesehatan masyarakat dapat dikatakan suatu bentuk dari usaha-usaha secara sadar dan terencana untuk menumbuhkan prakarsa dan partisipasi pada masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatannya. Dalam meningkatkan derajat kesehatan, para kader diberikan keterampilan tertentu dalam bidang kesehatan agar tujuan pembentukan kader untuk menumbuhkan prakarsa dan partisipasi dapat tercapai. Dalam hal ini kader kesehatan masyarakat harus diberikan kepercayaan untuk ikut terlibat dan berkontribusi dalam proses pengambilan keputusan. Dalam keterlibatan tersebut diharapkan para kader dapat meningkatkan kualitas dari prakarsa dan partisipasi, sehingga selaniutnya para kader akan dapat menggali dan memanfaatkan secara optimal potensi dari masyarakat itu sendiri dalam meningkatkan derajat kesehatan di wilayahnya. Kader kesehatan masyarakat dijadikan agent of change yang akan membawa norma-norma baru, tentunya sesuai dengan nilai tradisional mereka dan yang akan menggali segi-segi positif yang ada pada norma-norma tradisional mereka.

Related posts