Pengaruh Begadang bagi Kesehatan Remaja

Sumber:winnetnews.com/2022

Hnews.id | Begadang ialah kata yang tidak bisa lepas dari kalangan pelajar ataupun remaja, yap benar saja begadang ialah suatu kebiasaan terjaga hingga larut malam dan tidur saat pagi datang dengan melakukan hal penting maupun tidak penting. Pada umumnya, kebiasaan begadang yang diakibatkan dari adanya beban tugas kuliah, lembur, insomnia yang dapat menjadikan kebutuhan tidur seseorang tidak dapat tercukupi. Namun, jika seseorang biasa begadang mereka akan cenderung bangun lebih siang atau tidak dapat bangun lebih awal. Untuk hal yang tidak penting biasanya dilakukan pada saat hari libur, seperti bermain gadget, menonton film, bermain game, atau nongkrong bersama teman hingga larut malam hingga menjelang pagi.

Bahaya begadang dapat mengganggu pada hormon pertumbuhan, terutama pada anak dan remaja, sehingga tubuh mereka bisa lebih pendek dan dampak lainnya. Selain untuk pertumbuhan, hormon tersebut juga berfungsi untuk membangun massa otot dan memulihkan sel dan jaringan di dalam tubuh. Terlalu sering begadang membuat seseorang kurang tidur. Jika dilakukan sesekali saja tidak masalah. Jika terlalu sering, ada banyak dampak kesehatan yang bisa saja terjadi. Beberapa di antaranya adalah penurunan daya ingat, penurunan berat badan, serta gangguan kesehatan.

Gejala yang ditimbulkan karena sering Begadang

  1. Sulit Konsentrasi, karena memiliki waktu tidur yang kurang cukup, dan dapat kurangnya konsentrasi dalam beraktivitas, disisi lain dapat menurunkan daya ingat seseorang atau sering dikenal dengan kata “Pelupa”.
  2. Potensi Mengalami Kecelakaan, yang dimana kurangnya tidur akan membuat kamu merasa ngantuk pada siang hari. Jika pergi bekerja menggunakan kendaraan pribadi, kecelakaan besar kemungkinan saja terjadi. Bukan hanya kecelakaan saat pergi bekerja saja, kurang tidur juga dapat menyebabkan kecelakaan dan cedera saat bekerja.
  3. Bisa menyebabkan kematian karena tidak terkontrolnya organ tubuh lainnya, seperti jantung dan otak pada seseorang.
  4. Akan Munculnya Penyakit Serius, seperti; Stroke, Diabetes, Serangan Jantung, Penyakit Jantung, Peningkatan Detak Jantung, Tekanan Darah Tinggi dan Penurunan Immune Tubuh.
  5. Dan Terakhir, Berisiko Memicu Obesitas. Seseorang yang sering begadang memiliki efek yang sama dengan makan yang terlalu banyak dan jarang berolahraga. Seseorang yang sering melakukannya dapat mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Pertolongan Pertama atau Pencegahan seringnya Begadang

Upaya pencegahan dalam seringnya begadang pada malam hari pada tiba mau tidur, sebaiknya melakukan beberapa cara tersebut :

  • Jangan terlalu sering tidur pada siang hari, karena mungkin pada jam tidur bisa menyebabkan tidak mengantuk dan harus dikurangi dalam hal tersebut.
  • Jangan bermain gadget sebelum waktunya tidur, karena bisa keterusan hingga larut ataupun hingga pagi hari.
  • Jangan mengkonsumsi kafein atau alkohol sebelum jam tidur.

Jika cara diatas tidak dapat mengurangi efek begadang pada diri kamu, coba hubungi dokter atau petugas kesehatan, dan kemudian diskusikan, karena sebagian orang bisa saja terkena gejala penyakit insomnia, yang dimana seseorang ingin untuk tidur, akan tetapi sulit tidur hingga larut malam.

Prognosis dari seringnya Begadang

Seperti yang sudah diteliti kebiasaan tidur dari 1,3 juta orang, temuannya menunjukkan bahwa orang yang setiap malam tidur kurang dari 6 jam cenderung berisiko mengalami kematian sebesar 15%. Dan juga menemukan, bahwa orang yang mengurangi waktu tidur dari 8 jam menjadi 5 jam atau kurang memiliki 1,8 kali risiko kematian lebih cepat. Apa penyebabnya?  Sejumlah penelitian menemukan bahwa tidur malam kurang dari 6-8 jam dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang pada akhirnya dapat meningkatkan tekanan darah. Kurangnya tidur dapat memicu terjadinya kekurangan magnesium yang dapat menyebabkan pengerasan pada dinding pembuluh darah arteri (ateroskelosis).

Related posts