Program Inovasi Nusantara Sehat Tim (NST) di Era Pandemi Covid-19

Sumber:dinkes.kalbarprov.go.id/2022

Hnews.id | Pandemi COVID-19 yang telah menyebar ke seluruh provinsi dan daerah di Nusantara. Beberapa kebijakan dan peraturan pemerintah daerah terkait penanganan kasus COVID-19 diantaranya adalah pembentukan gugus tugas di setiap daerah dan membuat dan mensosialisasikan Buku Pedoman Umum menghadapi Pandemi COVID-19 bagi pemerintah daerah. Usaha tersebut juga turut dilaksanakan oleh puskesmas. Sebagai agen perubahan di daerah, dibentuklah Nusantara Sehat Tim (NST) oleh Puslitbang Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan dari Kementerian Kesehatan. NST turut memberikan peran bersama puskesmas dalam kegiatan pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah tersebut. Dalam upaya tersebut, NST menciptakan sebuah inovasi dan bersama-sama dengan tenaga kesehatan lainnya di puskesmas ataupun Lembaga Kesehatan lainnya melaksanakan inovasi. Proses inovasi dimulai dengan initiation atau perintisan.

Pada fase pelaksanaan, setting Survey Mawas Diri (SMD) sebagai upaya mengenali keadaan dan problematika yang terjadi di lingkungan masyarakat pada masa pandemi COVID-19. Hasil kesepakatan SMD akan dibahas di Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) bersama tokoh masyarakat, aparat daerah serta puskesmas. Hasil dari kesepakatan tersebut akan menjadi bahan untuk data penyususnan Rencana Usulan Kegiatan. Dari penyusunan RUK tersebut, puskesmas telah menentukan jenis inovasi untuk mengatasi problematika serta lokasi dan sasaran inovasinya. Tahap kedua yaitu implementation atau pelaksanaan. Saat pelaksanaan atau proses inovasi, fase redifinisi dilakukan NST melalui pendekatan kepada setiap tokoh agama, tokoh masyarakat dan aparat pemerintah setempat seperti camat dan kepala desa. Diharapkan pendekatan tersebut dapat menjadi penghubung komunikasi antara masyarakat dan juga inovasi, sehingga kesalahpahaman tidak ditimbulkan di kemudian hari. NST juga melakukan fase klarifikasi melalui penerapan inovasi ke masyarkat. Inovasi tersebut terbagi menjadi dua bentuk antara lain inovasi di lingkungan puskesmas dan inovasi di lingkungan masyarakat. Inovasi yang dilakukan di lingkungan puskesmas dibuat dalam rangka memberikan jarak antara pasien dan tenaga kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19 dari Kementerian Kesehatan.

Beberapa inovasi dari NST untuk diterapkan di lingkungan puskesmas seperti membuat sarana di puskesmas, membuat media promosi, melakukan edukasi dengan penyuluhan ataupun pemutaran video, pelacakan kontak dan pemeriksaan terhadap ODP di wilayah kerja, membuat tempat cuci tangan sederhana, dan membuat serta menjaga posko COVID-19 di puskesmas. Disamping itu beberapa kegiatan yang biasa dilakukan tenaga kesehatan ke masyarakat juga mengalami perubahan. Inovasi yang rumuskan oleh NST adalah pembaharuan baik dari segi metode mauoun pendekatan kegiatan ke masyarakat. Beberapa inovasi yang dibuat NST di masyarakat yaitu seperti membentuk posko pemeriksaan, melakukan edukasi, promosi kesehatan secara online, puskesmas keliling, melakukan demonstrasi Kesehatan, pemberian multivitamin, pencarian donatur, melakukan penyemprotan lokasi dengan desinfektan, membuat sarana cuci tangan, dan program jasa tetangga (tetangga melaporkan ke puskesmas jika ada yang membutuhkan penanganan kesehatan).

Fase yang terakhir adalah fase rutinitas. Dalam fase ini kelompok NST memiliki berbagai macam hambatan agar tercapainya inovasi-inovasi diatas. Beberapa hambatan yang menjadi masalah utama dilapangan yaitu seperti distribusi APD terhambat karena jumlah dan transportasi yang terbatas, alat rapid test yang terbatas, lemahnya dukungan dan kerjasama dari masyarakat, dan tersebarnya hoaks di lingkungan masyarakat. Upaya terus dilakukan agar meminimalisir hambatan tersebut sehingga inovasi dapat menjadi sebuah rutinitas di lingkungan masyarakat.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa Kementerian Kesehatan membentuk NST untuk memberikan inovasi pada masyarakat agar penyebaran COVID-19 dapat ditekan. Dalam perwujudan inovasi tersebut tidak mudah karena terdapat banyak hambatan. Sebagai masyarakat yang sadar tentang pentingnya kesehatan, hendaknya kita turut berkontribusi dalam inovasi yang dikeluarkan pemerintah agar keluarga dan orang yang kita sayangi terlindung dari bahaya COVID-19.

Related posts