“Inovasi Menghilangkan Trauma Masa Lalu”

Sumber:biropsikologilestari/2022

Hnews.id | Trauma psikologis yang sedang dialami bisa saja menimpa seseorang yang pernah mengalami kejadian yang sangat menyedihkan, menakutkan, ataupun mengancam nyawa.

Trauma psikologis itu sendiri terkadang bisa pulih dengan sendirinya seiring waktu. Seseorang yang telah mengalami kejadian traumatis ini biasanya dapat merasa syok, ketakutan, kesedihan, dan cemas berlebihan secara berkepanjangan. Meskipun hal yang dialami serupa, tetapi respon setiap orang pun akan berbeda-beda dalam menghadapi kejadian traumatis tersebut.

Lebih dari 50% orang mengalami setidaknya satu trauma di dalam kehidupan mereka. Trauma itu sendiri bisa hadir dari berbagai situasi, seperti: Mengalami cedera serius, mengalami peristiwa yang dapat mengancam jiwa, menjadi korban kekerasan atau pelecehan seksual, dan bisa juga saat mengalami penelantaran di masa kanak-kanak.

Respon tiap orang terhadap trauma psikologis dapat berbeda-beda. Ada yang bisa membaik dengan sendirinya, ada juga yang menetap hingga waktu yang lama. Jika dibiarkan terus menerus, trauma itu sendiri dapat mengganggu kehidupan.

Trauma therapy adalah bentuk terapi yang dapat membantu untuk mengatasi respons emosional yang disebabkan oleh peristiwa traumatis tersebut. Tipe dari trauma therapy itu sendiri terbagi menjadi 4, yaitu: 1.) Pronolog Exposure (PE) dengan cara mengenalkan ke sumber penyebab ketakutan mu, dan membantu dalam menghadapi ketakutanmu hingga rasa takut yang dirasa hilang. 2.) Cognitive Processing Therapy (CPT) dengan cara mengubah cara pandang tentang peristiwa traumatis apa yang terjadi dan mengubah pikiran-pikiran yang sudah dikembangkan oleh diri sendiri sejak peristiwa muncul. 3.) Trauma-Focused Cognitif Behavior Therapy (TF-CBT) yaitu bentuk terapi yang biasa dilakukan untuk anak-anak dan remaja, terapi ini dilakukan dengan cara membantu mereka dalam mengatasi keyakinan yang tidak benar dan peilaku yang tidak baik. 4.) Eye Movement Desesitization and Processing (EMDR) yaitu therapy menggunakan stimulasi kirikanan berirama (bilateral) untuk membantu melepaskan emosi yang terhalang oleh trauma tersebut.

Lalu Teknik yang digunakan untuk mengobati trauma juga bervariasi tergantung pada jenis therapy apa yang diikuti. Teknik untuk mengatasi trauma terdiri dari 5 cara, yaitu: 1.) Imaginal Exposure, yaitu teknik dengan membayangkan peristiwa traumatik yang dilalui lalu digambarkan dengan jelas kepada terapis. 2.) In Vivo Exposure, yaitu teknik dengan cara bertahap mendekati situasi sehari-hari yang dihindari karena adanya keterkaitan dengan trauma tersebut. 3.) Written Account, yaitu dengan menulis laporan deskriptif tentang trauma yang dialami. 4.) Impact Statement, yaitu menulis pernyataan dari dampak yang dapat menjelaskan mengapa bisa yakin dengan peristiwa traumatis itu terjadi dan dampak apa yang ditimbulkan pada kehidupan. 5.) Cognitive Restructuring Strategis (CPT), teknik yang membantu mengubah pikiran yang tidak penting menjadi pikiran yang lebih bermanfaat untuk mengatasi trauma yang dialami.

Trauma therapy sangat penting dilakukan untuk membantu seseorang menghadapi peristiwa traumatic yang dialami. Selain dapat mengelola perasaan dan emosi, trauma therapy dapat memberikan kesempatan untuk menghadapi ketakutan di tempat yang aman.

Manfaat dari trauma therapy ini sendiri yaitu dapat mengurangi ketakutan dan penghindaran yang terus dilakukan dalam menghadapi memori traumatic tersebut. Manfaat trauma therapy juga bisa membantu untuk meningkatkan keterampilan agar dapat berfungsi dalam aktifitas seharai-hari, mengasah kepercayaan diri, membangun kepercayaan dengan mengembangkan pikiran yang lebih positif (tidak semua orang buruk dan tidak salah untuk memberi kesempatan pada orang lain), pola pikir yang bermasalah yang dikembangkan oleh diri dan dunia sendiri dapat dibantu dengan mengembangkan perspektif baru tentang pengalaman traumatis yang pernah dialami.

Selain dengan teknik-teknik tersebut, disaat menjalani terapi mungkin saja ada orang yang membutuhkan obat-obatan psikoterapi juga untuk membantu proses pemulihan traumanya. Hal ini bisa dilakukan dengan menghubungi psikiater yang bersangkutan. Pada dasarnya, orang yang memiliki trauma di masa lalu pasti sangat ingin untuk terlepas dari kenangan buruk tersebut. Namun, ada pula factor-faktor tertentu yang dapat membuat mereka sulit melepaskannya. Oleh karena itu, jika dirimu atau orang terdekatmu mengalami hal ini, segera bantu mencari solusinya agar kondisinya tidak mengganggu kehidupan.

Related posts